Thursday, February 23, 2012
   
Text Size

Human Rights

Introduction

Standing Committee on Human Rights and Peace (SCORP) adalah salah satu dari enam Standing Committee yang dimiliki oleh Center for Indonesian Medical Students’ Actvities (CIMSA). SCORP – CIMSA diadaptasi dari SCORP International Federation of Medical Students’ Associations (IFMSA) yang didirikan pada tahun 1983. Sementara untuk di Indonesia sendiri, SCORP – CIMSA berdiri bersama dengan sejarah dibentuknya CIMSA pada tahun 2001.

Pada saat didirikan pada tahun 1983, komite ini masih bernama SCOR. Misi dari SCOR adalah memberikan perhatian khusus terhadap masalah pengungsi dan berpartisipasi aktif dalam upaya memberikan bantuan. Namun disadari kegiatan yang dilakukan hanya terbatas untuk jangka waktu yang singkat dan bersifat paliatif. Yang terbaik adalah melakukan tindakan pencegahan terhadap timbulnya konflik ataupun bencana alam dan pelanggaran HAM. Maka dengan itu, dibentuklah Standing Committee on Refugees and Peace pada tahun 1994.

Read more: Introduction

 

Mission Statements

Standing Committee on Human Rights and Peace (SCORP) memiliki komitmen yang tinggi dalam penanganan masalah HAM dan perdamaian. Selain itu, sebagai insan medis, SCORP juga berupaya memberikan pelayanan kesehatan terhadap pengungsi, IDP, dan orang-orang jalanan.

   

Issues Stressed

  1. Masalah Pengungsi
    Saat ini tercatat sekitar 11 juta manusia di bumi hidup menjadi pengungsi baik yang diakibatkan oleh pelanggaran HAM, konflik sosial dan politik, bencana alam ataupun perang. Di Indonesia sendiri gelombang pengungsi terus ada, hal ini dikarenakan adanya konflik SARA, konflik sosial, bencana alam atau karena diberlakukannya darurat militer. Oleh karena itu, mahasiswa kedokteran sebagai calon dokter seharusnya aktif menjalankan peran pentingnya dalam menciptakan kondisi kehidupan yang kondusif bagi para pengungsi dan memenuhi standar minimum khususnya di bidang kesehatan. Sementara itu kurikulum kedokteran tentang penanganan masalah pengungsi tidaklah dirasa cukup. Maka dari itu, SCORP menjadi bentuk implementasi dari pendidikan yang diperoleh oleh mahasiswa kedokteran di bangku kuliah.

    Read More

   

Activities

Kegiatan SCORP – CIMSA didasarkan atas segala hal yang menyangkut masalah hak asasi manusia dan perdamaian. Semuanya itu bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa kedokteran dan masyarakat terhadap masalah kesehatan pengungsi, HAM dan perdamaian yang ada di sekitar kita. Bentuk dari kegiatan-kegiatan diatas dapat berupa kampanye, workshop, diskusi-diskusi dan studi-studi tentang pengungsi, HAM dan perdamaian.

Read more: Activities