Thursday, February 23, 2012
   
Text Size

Local Project

PIONEER (Passion and Experience on Research)

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE

What do you imagine when you hear the word "research"? a thesis is not finished or sit in labor for hours observing the same shape cell form of all? Yup, many students now who are always away with activities themed "research". But this is done by the project of SCORE CIMSA UNAND internship titled PIONEER (Passion and Experience on Research). Catchphrase, entitled "We trigger your passion, make your own research!",, Strictly in accordance with the results obtained, that is motivated to change.

This project is a project intern who held newbie SCORE UNAND which must be implemented as a determinant of whether they are eligible to join CIMSA or not. This project is implemented in the form talk show on Thursday, December 22, 2011 in Hall Student Center Medical Faculty of Andalas University. With an inspirational speaker is Prof. Dr. Rahmatina B Herman, PhD.

She is a doctor of FK UNAND incredible and very powerful because she is still willing to take the time to students even though she has so many activities outside of town as experts in education in the medical world. She helps triggering the participants to re-excited talk show in the conduct of research. As we know, many students now are "lazy" if hearing research says. However, in this event proved that she could get a PhD without completing her Master's degree in RESEARCH.

± 100 participants comprising highly appreciate this person with her and many of them asked her how she begins her research and what motivated her so she was pleased with the research. The event starts at 16.30 and finish at 18:00. 1.5 hours of time is too short to extract everything that she experienced in researching. After the show closed too many participants are still many who said to her.

Life experiences that meander very motivating audiences, which makes the silent hall. Research is not something scary. Research that is the way of resolving our curiosity. To conduct a research, start with reading. Without reading there is no research. She also teaches viewers how to read the effective and efficient way of learning. With the motto that "tomorrow shall be better than today" further promote the spirit of research in our self.

 

Absolutely Dedicated Videos for the better Clinical Examination (ADViCE)

Project ini merupakan project CIMSA UR bekerjasama dengan Pendpro BEM UR, yang dibuat dengan latar belakang akan diadakannya ujian OSCE nasional mulai tahun 2012. Proses pembuatan video berlangsung sejak bulan Agustus sampai dengan bulan Desember, mengingat keterbatasan waktu yang ada. Project ini dilakukan dengan meminta bimbingan dari para dosen yang akan mengarahkan berbagai pelaksanaan skills lab yang divideokan, sesuai dengan standar OSCE nasional. Kemudian, dilakukan pengambilan gambar atau syuting. Skills yang divideokan bukanlah keseluruhan skills yang dipelajari, tapi dipilih beberapa materi yang dianggap penting untuk bekal seorang dokter dan menjadi skills yang seringkali sulit dipelajari mahasiswa secara mandiri. Setelah proses syuting selesai, akan dilanjutkan dengan proses pengeditan. Video yang sudah dimasukkan ke dalam CD kemudian akan diserahkan kepada Pembantu Dekan I (PD I) untuk kemudian diserahkan kepada bagian skill lab guna evaluasi kembali. Video yang dianggap sudah layak dan sesuai standar akan diserahkan ke perpustakaan FK UR sehingga dapat dipinjam mahasiswa untuk kepentingan belajar. Tujuan dari pembuatan video ini sendiri adalah untuk membantu adanya berbagai perbedaan persepsi yang timbul pada saat belajar skill lab. Selain itu, mahasiswa kedokteran FK UR dapat lebih dulu belajar sebelum memulai skill lab, sehingga lebih memudahkan proses pembelajaran dan lebih fokus untuk diskusi pada poin-poin yang skills yang sulit dikuasai oleh mahasiswa.

   

PARTI JOMPO (Pekan Acara Bakti Bersama Jompo)

Minggu , 23 Oktober 2011 SCOPH CIMSA UNAND mengadakan suatu acara bernama PARTI JOMPO (Pekan Acara Bakti bersama Jompo)

Acara ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Up Grading bagi anggota baru SCOPH CIMSA UNAND. Up Grading SCOPH CIMSA UNAND terdiri dari 2 rangkaian acara, yaitu materi pengenalan dan semua tentang SCOPH yang dilaksanakan di kampus dan acara yang kedua berupa kunjungan ke panti jompo. Acara ini merupakan pengaplikasian dari materi 1 dan dalam hal ini panitia mengangkatkan suatu acara yang tidak hanya bermanfaat bagi anggota SCOPH, tapi juga memberikan manfaat bagi orang lain.

Panti jompo yang dikunjungi oleh SCOPH CIMSA UNAND adalah panti jompo Sabai Nan Aluih di daerah Lubuk Alung, Sumatera Barat. Acara berlangsung dari pukul 9.OO a.m sampai 1.00 p.m. Kegiatan yang dilaksanakan oleh para SCOPHIANZ di sana diantaranya penyuluhan kesehatan yang berjudul “ Pengaruh Sholat Tahajud terhadap Peningkatan Sistem Imun pada Lansia”, pengukuran tekanan darah dan pemeriksaaan kesehatan, cerita-cerita dan acara hiburan bersama para lansia.

Para lansia yang telah berusia lanjut sangat antusias mengikuti acara ini walaupun umur mereka sudah terbilang lanjut. Diharapkan dari pelaksanaan acara ini bisa menumbuhkan rasa kepedulian para SCOPHIANZ yang baru terhadap sesama dan terutama sekali semoga bisa memberikan banyak manfaat bagi orang-orang disekeliling.

   

“Breaking The Silence” by SCOME UNS

 

Breaking The Silence” seperti namanya, acara ini memang benar-benara memecah keheningan. Breaking The Silence merupakan salah satu project  dari SCOME CIMSA Local UNS, yaitu Pelatihan Anamnesis bagi Tuna Rungu, dan baru-baru ini diselenggarakan tepatnya pada Sabtu, 2 Oktober yang lalu. Acara yang diadakan di Kampus FK UNS ini sukses dan memperoleh antusiasmu yang sungguh tinggi dari pesertanya. Acara ini diselenggarakan berkat kerjasama SCOME CIMSA Local UNS dengan GERKATIN (Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia) Solo.

Dalam acara ini, peserta yang notabene mahasiswa kedokteran diajak untuk berlatih meng-anamnesis pasien dengan keterbatasan yaitu pasien tuna rungu. Mahasiswa sebelumnya diberikan materi terlebih dahulu mengenani anamnesis dan bahasa isyarat langsung dari para penderita tuna rungu yang tergabung dalam Gerkatin. Selanjutnya para peserta diajak untuk melakukan simulasi anamnesis dengan probandus yang sama untuk lebih memaksimalkan materi yang telah diperoleh.

“Acara ini baru pertama kali diadakan di FK UNS, dan saya sangat beruntung bisa menjadi salah satu pembicaranya. Jujur saya juga tidak begitu memahami bahasa isyarat, jadi bisa ikut belajar,” ujar Dr. Andri Putranto, salah seorang dosen FK UNS sekaligus pembicara dalam acara ini.

Jumlah peserta yang memang sengaja dibatasi, yaitu 100 orang dan teman-teman gerkatin yang kurang lebih berjumlah 10 orang membaur saling berlatih melakukan anamnesis. Suatu pemandangan yang luar biasa, sebuah keheningan muncul dan dinamika tangan bergerak saling beradu menyampaikan informasi yang harus dipikirkan oleh peserta untuk memahami dunia tuna rungu, bahasa isyarat. Kadang diselingi kicauan canda, tawa berderai karena pengalaman pertama bagi peserta mencoba mempraktekkan diri dengan meniru gerakan rekan tuna rungu.

“Acaranya sangat bagus, senang bisa dapet pengalaman baru berinteraksi dengan para penderita tuna rungu, “ tutur Lia salah seorang peserta Breaking The Silences. “Sebagai seorang dokter, kita tidak selalu akan bertemu dengan pasien yang normal. Terakadang kita pun akan bertemu dengan pasien dengan keterbatasan, “ ungkap Ditha, Local Coordinator CIMSA UNS.

Dari pihak Gerkatin sendiri sangat expert dengan acara yang diadakan oleh SCOME CIMSA Local UNS ini. Mereka berterima kasih karena SCOME memiliki ide yang sungguh luar biasa dengan menyelenggarakan acara ini. Yaitu membangun kesadaran masyarakat betapa pentingnya komunikasi bagi para tuna rungu.

Semoga kedepannya acara ini dapat dijadikan project tahunan bagi SCOME CIMSA Local UNS dan dapat diselenggarakan dalam format yang lebih besar lagi. (coraega)

 

   

SCORANZ

It’s like newspaper which finding hot news and also aspirations of the students who then poured on the sheet of A3 paper and distributed to students. It’s held in some local that CIMSA had like UNRI,UGM,UMY. Why SCOME make this? Because in some local doesn’t have any regular bulletin on event and also means that the aspirations of students. For example in local UGM, the newspaper is includes latest events in the FK UGM, create articles about medical education, student aspirations and poured it into a piece of paper A3. And then it will be distributed for free to all students FK UGM.

   

Page 1 of 3